Inspiratif! Kisah Warga Asal Soppeng, Berbagi di Masa Pandemi dengan Cara Pertanian Organik

Adverst

Dok: Proses Perawatan Pertanian Organik.
Dok: Proses Perawatan Pertanian Organik.

Bumipanrita.com – Masa pandemi Corona atau Covid-19  telah berlangsung selama sekitar delapan bulan lamanya. Tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga warga merasa dirugikan di sektor ekonomi terutama untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Menyikapi kondisi tersebut, Naharuddin (56 tahun) salah seorang warga yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, Perkebunan dan Tanaman Pangan Kabupaten Soppeng, melakukan inisiatif dengan memanfaatkan lahan pekarangan melalui pertanian organik.

“Dengan lahan pekarangan yang tidak terlalu luas ternyata juga bisa meningkatkan nilai tambah dan gizi keluarga dengan pertanian organik. Selain itu, ini juga merupakan bagian dari program pengembangan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng. Manfaatnya tidak hanya untuk komsumsi kebutuhan keluarga saja tetapi juga telah dirasakan oleh warga sekitar,” ujarnya.

Dok: Lahan pekarangan pertanian organik
Dok: Lahan pekarangan pertanian organik

Saat ini, alumni Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, menyiapkan bibit sayuran kepada warga sekitar, seperti tomat. terong, cabai, kangkung, sawi,kol, ubi jalar, dan talas. Untuk buah-buahan seperti jambu, jeruk, lengkeng ditanam dengan sistem Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulapot). “Warga sekitar bisa datang mengambil bibit sayuran  untuk mereka tanam di pekarangan rumahnya masing-masing. Ini bisa menjadi lahan percontohan juga bagi warga untuk  memanfaatkan lahan pekarangannya karena bisa menjadi nilai pendapatan ekonomis apalagi di tengah masa pandemi sekarang ini,” tambahnya.

Lahan yang dikelola oleh Naharuddin tepat berada di depan rumahnya, Dusun Lebbae, Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja. Lahan tersebut adalah milik pemerintah desa setempat yang bersebelahan dengan Posyandu. Dulunya lahan tersebut merupakan lahan kosong, tetapi berkat kerjasama dan dukungan pemerintah desa lahan tersebut kemudian dikelola oleh Naharuddin yang manfaatnya telah dirasakan oleh warga sekitar.

Redaktur

Editor: Jumardi

Bumi Panrita
About Bumi Panrita 86 Articles
Manusia Bugis

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*